Tampilkan postingan dengan label SDM. Tampilkan semua postingan

7 Sikap Pahlawan yang Harus Diajarkan kepada Anak Muda Papua sejak dini


“Bangsa yang besar adalah bangsa tidak melupakan sejarahnya ”

Pernyataan diatas sangat tepat bukan untuk mengajak segenap rakyat papua untuk mengenang dan menuntut sejarah bangsanya  yang di manipulasi oleh amerika,belanda dan indonesia. Maka itu untuk menuntut dan melawan atas ketidakadilan sejarah yang dihianati dibutuhkan sikap-sikap pahlawan, yaitu seperti sikap yang dimiliki oleh pahlawan-pahlawan negara di dunia yang membebaskan bangsanya dari penjajahan. Sikap apa sajakah itu?

1. Berani
Berani yang dimaksud ialah sikap tegas dalam bertindak dan mengambil keputusan secara tepat dan benar. Sikap pantang menyerah menghadapi kegagalan dan terus berupaya hingga mencapai keberhasilan. Contohnya:
– Berani mengakui kesalahan yang dilakukan
– Berani mengambil risiko dari keputusan dan perbuatan
– Berani mengutarakan pendapat untuk perbaikan

2. Rela Berkorban
Maksudnya ialah bersedia dengan ikhlas memberikan waktu, tenaga, pikiran, hingga harta untuk kepentingan orang lain dalam hal kebaikan. Pengorbanan tentunya akan merugikan bagi yang melakukan. Namun, rasa ikhlas, kepercayaan, dan semangat membuat kerugian tersebut menjadi keuntungan yang lebih besar. Contohnya, tanamkan pada anak untuk:
– Saling tolong menolong antara sesama manusia
– Membantu mereka yang kesusahan
– Berpartisipasi dalam kegiatan sosial, seperti kerja bakti dan memberikan sumbangan

3. Membela Kebenaran dan Keadilan
Dua sikap pahlawan yang mengajarkan keberpihakan pada kebenaran dan keadilan ini akan membuat anak lebih bertanggung jawab, menghargai orang lain, dan peduli dengan sesama. Membela kebenaran dan keadilan akan membuat anak menunjukkan sikap:
– Menolong orang lain yang membutuhkan
– Tidak melakukan perbuatan tercela yang merugikan orang lain
– Turut mewujudkan kemajuan yang merata dan keadilan sosial

4. Cinta Tanah Air 
Rasa ini timbul dari dalam hati setiap orang. Panggilan untuk mengabdi, membela, memelihara, dan melindungi Tanah Air dari ancaman ini disebut juga patriotisme. Bentuk cinta tanah air yang perlu ditanamkan pada anak, seperti:
– Bangga menjadi orang West Papua
– Membantu melestarikan budaya daerah dan budaya nasional
– Turut serta mengharumkan nama bangsa di kancah internasional

5. Berjiwa Besar
Berjiwa besar atau lapang dada merupakan sikap teladan dari pahlawan yang perlu diwariskan pada putra-putri bangsa. Sikap pahlawan yang satu ini menonjolkan kejujuran, keberanian, dan perjuangan. Sikap para ksatria ini biasanya terwujud dalam:
– Sikap mau introspection kesalahan sendiri
– Tidak putus asa saat mengalami kegagalan berkali-kali
– Bersedia minta maaf dan memaafkan segala bentuk kesalahan di lingkungan sosial

6. Kerja Sama dan Tanggung Jawab
Rasa kerja sama dan tanggung jawab akan membekali anak untuk dapat berpartisipasi dalam kelompok dan memberikan sumbangsih pada masyarakat. Sangat baik bila anak diajarkan untuk bekerja sama dan bertanggung jawab sejak usia dini, seperti:
– Gotong royong membersihkan rumah setiap akhir pekan
– Aktif berorganisasi dan bersosialisasi dengan kelompok-kelompok di lingkungan sekitar
– Mengajarkan lewat permainan-permainan yang menuntut kerja sama dan tanggung jawab

7. Menjaga Persatuan dan Kesatuan
Dua sikap ini sangat penting dimiliki anak mudah West Papua untuk mempertahankan kemerdekaan dan kesejahteraan bersama. Sikap ini dapat diajarkan dengan:
– Mengenalkan anak pada sejarah dan jasa pahlawan
– Belajar menahan diri dan menjaga etika di lingkungan sosial 
– Memupuk rasa tanggung jawab dan saling menghargai lewat berbagai kegiatan sehari-hari.

Meneladani dan menerapkan sikap pahlawan seperti isi diatas perlu dibiasakan sejak dini. Dengan begitu, Anda turut berkontribusi memajukan perjuangan pembebasan bangsa papua lewat pengetahuan atau pembentukan karakter,mental dan pengalaman kepada generasi muda Papua.







Mahasiswa/I Papua Surabaya Membentuk Badan Formatur Pemilihan Presiden Mahasiswa Papua Surabaya

Gambar usai pembentukan badan formatur pemilihan presdir mahasiswa papua surabaya (Foto: Nies T)
SURABAYA, NegNesian.com,- Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Papua (IPMAPA) Surabaya, telah melaksanakan pembentukan badan formatur untuk menyukseskan pemilihan presiden baru IPMAPA Surabaya yang tanda tangani oleh 24 kabupaten, agar harus ada perombakan reorganisasi kepengurusan Ipmapa Surabaya. Kemarin (29/05/2017) di Asrama Papua Surabaya.
Dalam pembentukan tersebut ketua tim pelaksana persiapan pembentukan badan formatur Hendrik Rumaropen dan Alo Wandikbo mengatakan saat pertemuan sedang berjalan. “hari ini kami menjalankan tanggungjawab ini, kami rasa mahasiswa sebagai generasi yang terus berkarya demi bangsanya sendiri maka, kami telah mengadakan rapat ini. 
Usai penurunan jabatan secara tidak hormat, pada saat peresmian gedung sekretariatan IPMAPA di REC ESTE Sqware, yang kemudian timbul pro dan kontra dalam IPMAPA sendiri, maka pada saat peresmian tersebut mahasiswa papua menurunkan Jabatan Pengurus IPMAPA Lama karena telah fakum hingga menghabiskan waktu hampir 4-5 tahun.

Dan Juga Rumaropen & Wandikbo mengatakan, kami melaksanakan tangungjawab ini kami sudah kasih tawaran ke badan pengurus lama mengeluarkan surat rekomendasi untuk MUBES (Musyawarah Besar) tapi tidak ada realisasi dari badan pengurus lama di bawa pimpinan Jhon Ukago. maka kami langsung adakan tanda tangan petisi dari 24 penguyuban Papua yang ada di Surabaya untuk segera bentuk badan formatur, tutur Rumaropen & Wandikbo pada saat rapat berlangsung.

Fiktor Senawatme selaku mantan badan formatur tahun lalu mengatakan “Organisasi IPMAPA adalah Organisasi Independen." Organ IPMAPA tidak bergantung pada organ lain, dalam perjuangan untuk mendirikan atau menghidupkan organ IPMAPA ini beberapa kawan-kawan yang perna berjuang telah meninggal yaitu; Alm. Yanuarious Songonau dan kawan-kawan lain sudah balik ke Papua, maka berharap teman-teman yang akan datang bahwa organ ini bukan organ yang harus atau untuk di permanfaatkan. tegasnya. 

Kami juga saat itu sangat susah sampai kulia terbenkalai demi hidupkan IPMAPA ini, yang sudah 10 tahun lamanya fakum tutur Fiki usai rapat Petisi dari berbagai Ikatan panguyuban Mahasiswa Papua Surabaya.

Ketua badan formatur terpilih Perius Gombo  dan Kawan-kawanya Irsan Krar sebagai bendahara dan Kopa Windesi sebagai sekretaris.
Kami berharap semua mahasiswa Papua mendukung kita punya ikatan besar ini demi jalanya organisasi ini, imbuh Perius usai kegiatan pembentukan badan team formatur.

Gombo juga selaku badan formatur menghimbau untuk mahasiswa Papua Surabaya segerah mempersiapkan calon kandidat pemilu presiden mahasiswa Papua Surabaya nantinya. Tutupnya di honai besar, Papua surabya.

Generasi Muda Papua Harus Diselamatkan

Gambar Putri-Putri Papua dengan Busana Adat Melanesian
Banyaknya generasi muda Papua yang terlantar tanpa arah dan tujuan membuat banyak individu-individu yang turut bersimpati dengan apa yang saat ini sedang terjadi pada generasi muda di tanah Papua.   

Yanni, Wakil Ketua DPRP Papua memberikan dorongan kepada pemerintah daerah agar segera membentuk sebuah peraturan daerah khusus untuk memberikan pertolongan dan perlindungan kepada generasi muda tanah Papua, terlebih Anak Asli Papua dan perempuan. 

“Kenapa harus anak asli Papua? Karena yang kita lihat adalah banyak anak-anak yang sepertinya terlantar, ada yang berada di jalananan dan dimana-mana. Ini sebuah generasi yang harus kita selamatkan” katanya. 

Seperti yang diberitakan sebelumnya oleh media HarianPapua.com juga, bahwa saat ini khususnya di Papua makin marak terjadi kasus kekerasan di dalam rumah tangga dan juga kekerasan terhadap anak dan perempuan oleh karena itu diharapkan oleh Yanni bahwa peraturan daerah khusus (perdasus) yang sementara disusun oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak dapat ditekan angkanya. 

Yanni juga memberi tanggapan kenapa sampai perempuan itu harus dilindungi? Menurutnya suatu daerah akan maju jika para perempuan di daerah tersebut tidak teraniaya, mereka kuat dan mendapatkan hidup yang layak. 

“Ini hasil kajian, itu kita juga tahu dan kita sering mendengar bahwa di balik ksesuksesan seorang laki-laki pasti ada perempuan yang kuat di belakangannya” katanya. 

Perempuan juga dianjurkan agar tidak manja dan tetap kuat dalam bersaing dengan adam ketika mereka memiliki peluang yang sama. #HarianPapua

Mahasiswa Jayawijaya Surabaya Tuntut Dana I Miliar Renovasi Asrama

kondisi asrama
Asrama Baliem Surabaya (Foto:Nies T)
Mahasiswa asal kabubapaten Jayawijaya tagi janji pemerintah, perjelas dana yang sudah di angarkan untuk renovasi asrama baliem surabaya apbd 1 miliar  di sidang angaran DPRD Jayawijaya Tahun 2017 Kemarin.
Surabaya,Neg- Asrama mahasiswa jayawijaya di kota surabaya, yang dihuni sejak 2013 lalu yang disediakan oleh Pemerintah Jayawijaya  yang kemudian menjadi aset pemerintah itu, mengalami masalah serius. Air bersih pun tidak tersedia sejak awal.  Beberapa tahun belakangan ini, tepat pada tanggal 03 Januari 2017 Pihak PLN datangi asrama tesebut dan meteran listrik dipotong.
Nies Tabuni, Ketua asrama Baliem menjelaskan, mahasiswa baliem  sudah menghuni asrama sejak tahun 2013, hingga tahun  2016 telah usulkan kepada pemerintahan  Jayawiya agar segera perhatikan asrama. Pemerintah belum menanggapi tuntutan mahasiswa, dan  awal tahun 2017 penghuni asrama Baliem mengalami masalah yang sangat serius. Pihak PLN  Surabaya datangi asrama dan memutuskan meteran listrik.
“Kami benar-benar mengalami masalah yang serius, karena semua aktivitas: belajar, masak serta aktivitas lainnya tidak bisa tanpa listrik,” tegas Nies.
Kata Dia, petugas PLN mengatakan harus bertanggungjawab atas status keberadaan asrama tersebut, dan Pihak PLN telah berjanji untuk berkasnya serakan ke Pihak kepolisian.
“kami mahasiswa mengelu dengan status asrama yang dikatakan pihak PT.PLN Surabaya dan bangunan yang katanya aset Pemerintah Kabupaten Jayawijaya ilegal, status belum jelas, maka di kasih waktu 1 minggu, jika tidak maka akan proses secara hukum” katanya.
Petugas PLN, Zulfiadi mengaku, lanjut Tabuni, bangunan tesebut (asrama Baliem) belum memiliki izin pemakaian listrik, sehingga pihak PLN harus mencabut Meteran ini pada saat penandatanganan berita acara P2TL Surabaya.
“Masalah bukan itu saja, sejak pertama di bangun asrama belum di masukan air bersih, kami menggunakan air sumur yang sangat tidak layak di pakai, dan kondisi bangunan juga sudah jadi seperti kandang babi yang sedikit lagi mau ambruk”  tutur Tabuni.
Untuk itu, mahasiswa asal baliem yang sedang berstudi di kota surabaya, meminta kepada Pemerintah Kabupaten Jayawiya, untuk segera menangani kasus asrama tersebut.
“Saya Nies Tabuni, meminta pemerintah segera menangani kasus ini, kami juga terganggu dengan keadaan asrama belum jelas status sertifikatnya. Mati lampu komlit sudah” kesal Nies.
Pintanya, segera selesaikan masalah ini. Jika tidak ada perhatian maka asrama bisa bisa di jual itu solusi terbaik. tutupnya

Pemkab Jayapura imbau pelestarian bahasa daerah

Sosialisasi pemartabatan bahasa yang dilakukan oleh Balai Bahasa Papua dan Papua Barat – Jubi
Sentani, Neg– Pemerintah Kabupaten Jayapura mengimbau kepada masyarakat agar melestarikan bahasa daerah dalam kesehariannya.
Pelestarian bahasa daerah dilakukan sesuai Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2010 tentang Penggunaan Bahasa Indonesia, Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2014 tentang Perlindungan dan Peningkatan Fungsi Bahasa Indonesia, dan Paeraturan Menteri Dalam Negeri nomor 47 Tahun 2007 tentang pedoman bagi Kepala Daerah Dalam Pelestarian dan Pengembangan Bahasa Negara dan Bahasa Daerah.
Sekda Kabupaten Jayapura Yerry F. Dien mengatakan, penggunaan bahasa Indonesia harus menjadi bagian terpenting dalam layanan publik. Namun tak mengabaikan bahasa daerah.
“Kita lihat secara khusus di daerah Jayapura ini dengan karakteristik setiap kampung dan wilayahnya yang begitu banyak. Sudah tentu penggunaan bahasa di dalam dialek dan setiap tutur kata juga sangat berbeda. Contohnya kita di Sentani, yang berdekatan dengan Depapre, Maribu, Sabron, Genyem punya bahasa yang berbeda. Hal ini harusnya dilestarikan dan dikembangkan dalam praktik kehidupan sehari-hari,” katanya kepada Jubi di Sentani, Sabtu (20/5/2017).
Sementara itu Kepala Balai Bahasa Provinsi Papua dan Papua Barat, Toha Machsum mengakui, pihaknya tahun lalu merevitalisasi penggunaan bahasa Sentani berbasis komunitas. Dalam pengembangannya pun diapresisi masyarakat setempat.
“Dalam pengembangannya kita menerapkan agar dalam sehari setiap bulannya masyarakat diminta untuk menggunakan bahasa daerah ini, yang disebut bahasa ibu untuk diucapkan dan dipraktikkan,” katanya.
Pihaknya bahkan yakin bahwa praktik ini sudah berjalan dengan baik. Dengan itu bahasa ibu bukan lagi hal yang baru dalam keseharian masyarakatnya. (Admin)
Sumber: Tabloidjubi.com

10 Keahlian yang Anda Butuhkan Untuk Sukses di Tahun 2020

10 Keahlian yang Anda Butuhkan Untuk Sukses di Tahun 2020

Filsuf Yunani kuno Heraclitus pernah berujar bahwa tak ada yang abadi kecuali perubahan. Sepanjang hidup, kita hanya bisa terus mengantisipasi dan beradaptasi sesuai kebutuhan agar tidak tertinggal. Kini di dunia kerja, momentum untuk perubahan besar berskala global segera akan tiba.

Di awal tahun 2016, World Economic Forum (Forum Ekonomi Dunia) mengidentifikasi tahun 2020 sebagai pintu gerbang menuju era revolusi industri keempat, periode di mana teknologi akan menggantikan mayoritas pekerja manusia di berbagai industri. Pergeseran ini tentu akan mengubah pola hidup dan bekerja, serta meningkatkan persaingan antar kandidat.
Sekarang saja perubahan ini perlahan sudah mulai terasa. Dengan besarnya volume kompetitor yang datang tidak hanya dari dalam namun juga luar negeri, apa yang sudah Anda persiapkan untuk tetap menjadi kandidat yang kompeten?
Untuk memandu pegawai di seluruh dunia memasuki era baru ini, WEF mengidentifikasi sejumlah tren di dunia kerja menurut ahli SDM dan ahli strategi internasional, dan dalam laporan tersebut, dipaparkan 10 keahlian yang Anda butuhkan untuk bersaing dan sukses di tahun 2020.
1. Pemecahan masalah
Inti dari mempekerjakan seorang pegawai adalah untuk memecahkan masalah secara spesifik. Pegawai kompeten di masa depan masih diharapkan bisa terus mengaplikasikan kemampuan dan pengalaman secara agresif untuk menemukan solusi dari problema yang harus diurai.
2. Berpikir kritis
Kemampuan berpikir kritis masih dianggap sebagai keahlian krusial untuk memilah data dan informasi yang berlimpah sekaligus memberi respon yang sesuai.
3. Kreativitas
Masuknya produk-produk teknologi dan metode kerja baru akan mengharuskan pegawai kompeten di masa depan untuk tetap kreatif mengolah dan memanfaatkan hal-hal baru tersebut untuk kemajuan kariernya.
4. Manajemen SDM
Tidak hanya bagian dari departemen HR, manajemen SDM adalah kemampuan yang penting dimiliki pegawai mana pun untuk memotivasi dan menggerakkan anggota tim seefisien mungkin demi mencapai tujuan.
5. Kemampuan kerja sama
Tidak hanya memimpin, keahlian dan kemauan untuk bekerja berdampingan dengan rekan atau bawahan diperlukan untuk tetap sukses di berbagai tingkatan karier.
6. Kecerdasan emosional
Sekedar cerdas saja tidak pernah cukup, terlebih di masa depan, di mana robot dan kecerdasan artifisial akan menggantikan manusia di berbagai posisi kerja. Sentuhan manusiawi masih dibutuhkan dalam bentuk kecerdasan emosional.
7. Menarik kesimpulan dan membuat keputusan
Walau kedatangan kecerdasan artifisial berarti pengambilan keputusan akan condong berdasarkan data, kemampuan mengambil kesimpulan dan mengambil keputusan tepat secara intuitif akan memberi Anda keunggulan dibanding rekan lainnya.
8. Keinginan untuk melayani
Kemampuan untuk memenuhi dan mengantisipasi kebutuhan pelanggan lebih awal adalah kunci dasar dari kesuksesan bisnis dan individu sukses dunia.
9. Negosiasi
Beberapa tahun ke depan, kemampuan untuk bernegosiasi masih akan dibutuhkan agar keputusan terbaik bisa tercapai.
10. Cognitive flexibility (fleksibilitas kognitif)
Satu masalah bisa diselesaikan dengan beberapa solusi yang tidak terduga asal Anda tetap terbuka untuk memahami dan mempertimbangkan beberapa konsep secara bersamaan. Memiliki fleksibilitas kognitif akan berguna untuk menilik dan menyelesaikan sebuah masalah dari sudut padang berbeda.
Nah, apakah Anda sudah punya 10 keterampilan ini?

6 Kemajuan Pendidikan Kuba Di Bawah Fidel Castro

Esensi dari sosialisme adalah pembangunan manusia: setiap orang bisa mendapatkan segala hal yang diperlukan untuk mengembangkan dirinya. Dan pendidikan merupakan salah satu kunci untuk pembangunan manusia, selain pangan, sandang, perumahan dan kesehatan.
Fidel sangat menyadari hal itu. Karenanya, begitu Revolusi Kuba menang di tahun 1959, perhatian terbesarnya pada soal pendidikan rakyat. Fidel sadar betul, pendidikan adalah jalan untuk kemerdekaan dan kemajuan manusia.
Usaha Fidel sangat berhasil. Kendati diembargo oleh AS selama setengah abad, pendidikan Kuba tetap melesat maju. Malahan, prestasi Kuba di bidang pendidikan mendapat pengakuan dunia internasional.
Berikut ini 6 sumbangsih Fidel untuk kemajuan pendidikan di Kuba:
Pertama, memberantas buta huruf hanya dalam 2 tahun
Begitu revolusi menang di tahun 1959, Fidel dan pemerintahanya mewarisi sebuah negara yang tingkat melek hurufnya di bawah 60 persen. Artinya, hampir separuh penduduk Kuba saat itu belum melek huruf.
Sembilan bulan kemudian, tepatnya di tahun 1961, Fidel Castro memimpin kampanye pemberantasan buta-huruf. Tahun 1961 dikampanyekan sebagai “Tahun Pendidikan”.
Lebih dari 1 juta orang, umumnya anak-anak muda, dimobilisasi ke berbagai pelosok negeri untuk mengajar rakyat membaca dan menulis. Di tahun yang sama, 707 ribu orang mulai belajar membaca dan menulis.
Di akhir 1961, melek huruf meningkat menjadi 96 persen. Dan hanya 2 tahun kemudian, Kuba memproklamirkan diri sebagai negara yang bebas dari buta huruf.
Kedua, pendidikan gratis untuk semua jenjang pendidikan
Di bawah rezim diktator Fulgencia Batista, yang sangat loyal kepada Amerika Serikat (AS), pendidikan merupakan sesuatu yang mahal di Kuba. Penyebabnya, pendidikan dijadikan ajang untuk mencari keuntungan.
Tahun 1961, Fidel Castro memutarbalik semuanya. Ia menasionalisasi semua sekolah, universitas dan lembaga pendidikan lainnya di Kuba. Semuanya dijalankan oleh Negara. Setiap anak di Kuba dijamin hanya untuk mendapatkan pendidikan gratis dan berkualitas.
Angka partisipasi sekolah meningkat drastis. Walhasil, hanya dalam tahun pertama revolusi, ada 300 ribu anak yang berhasil menyentuh bangku sekolah untuk pertama kalinya.
Ketiga, pendidikan untuk semua
Sebelum revolusi, pendidikan Kuba sangat diskriminatif. Kaum perempuan, keturunan Afro-Kuba, kaum minoritas dan orang-orang desa sangat susah mendapatkan pendidikan.
Sebelum revolusi, tingkat buta huruf di kota hanya 11 persen, sedangkan di desa mencapai 40 persen. Namun, setelah revolusi, terutama setelah kampanye pemberantasan buta huruf, kesenjangan itu dihilangkan.
Di bawah slogan “pendidikan untuk semua”, pendidikan Kuba bisa diakses siapapun. Tidak ada diskriminasi dan kasta-kasta dalam pendidkan Kuba. Semua orang mendapatkan pendidikan yang sama dan berkualitas.
Keempat, tenaga guru yang melimpah
Salah satu investasi besar Kuba di bidang pendidikan yang juga menakjubkan adalah tenaga guru yang melimpah. Rasio guru-murid di Kuba terbilang yang tertinggi di dunia: satu guru untuk setiap 42 penduduk.
Anak-anak di Kuba bisa menikmati perhatian dan pengajaran terbaik dari gurunya. Sebanyak 88 persen ruang kelas di Kuba hanya diiisi oleh 20 murid. Kalau lebih, maka gurunya ada dua orang.
Untuk sekolah menengah, satu kelas maksimal 15 orang. Dan setiap guru didorong untuk menguasai semua mata pelajaran—kecuali pelajaran khusus, seperti seni, bahasa asing, dan lain-lain.
Di Kuba, guru-guru akan dikirim ke rumah siswa yang tidak bisa hadir di sekolah karena sakit atau cacat.
Kelima, belanja sektor pendidikan sangat tinggi
Sejak revolusi hingga sekarang, belanja pendidikan tidak pernah rendah. Negara kecil di kepulauan Karibia ini membelanjakan 13 persen Produk Domestik Bruto (PDB)-nya untuk memajukan sektor pendidikannya.
Bahkan, ketika negeri ini dihantam krisis berat pasca runtuhnya Uni Soviet, Fidel Castro memilih memangkas belanja militer ketimbang pendidikan. Anggaran pendidikan tidak diutak-atik.
Sekedar perbandingan, AS hanya membelanjakan 5,4 persen PDB-nya untuk pendidikan. Kemudian Kanada 5,5 persen, Perancis 5,9 persen, dan Inggris 6,2 persen. Sedangkan negara-negara Skandinavia, yang menjadi kiblat kemajuan pendidikan, rata-rata membelanjakan 8,7 persen PDB-nya untuk pendidikan.
Keenam, keadilan gender
Di banyak negara, terutama yang masih tercekik patriarki, perempuan kurang mendapat akses pendidikan. Akibatnya, terjadi ketidakadilan gender dalam urusan pendidikan.
Tetapi Kuba tidak begitu. Sejak revolusi hingga sekarang, kesetaraan gender justru menjadi perhatian serius pemerintah. Termasuk dalam lapangan pendidikan.
Dari pendidikan dasar hingga pendidikan sekolah atas, perbandingan laki-laki dan perempuan seimbang. Pada tahun 2002, 62 persen lulusan universitas di Kuba adalah perempuan.
Sebanyak 65 persen pekerja profesional dan teknisi Kuba adalah perempuan. Sebanyak 51 persen peneliti ilmiah Kuba adalah perempuan. Dan 72 persen dokter Kuba adalah perempuan .>>berdikarionline.com>>Admin

Mahasiswa Papua Minta Presiden Tepati Janji Masalah HAM di Paniai


MAhasiswa Papua Minta Presiden Tepati Janji Masalah HAM Di Paniai
Nelius Wenda Ketua BEM USTJ
sedang diwawancarai oleh media.
(Foto;ist)

Jayapura.NareChia.com,-Menjelang kedatangan Presiden Jokowidodo di Papua banyak pro dan kontra yang sempat terjadi, namun ini bukanlah pertama kali kedatangan melainkan sudah yang ke empat kali dan rencana Presiden akan meresmikan beberapa infrastruktur yang telah selesai di bangun di ujung timur Indonesia yakni Jayapura dan Wamena pada (Selasa/9/5).
Apresiasipun di berikan oleh salah satu perwakilan mahasiswa Papua yakni Nelius Wenda selaku ketua Bem USTJ (universitas sains dan tekhnologi Jayapura) ketika di wawancara melalui via telepon (Senin/8/5).
Menurutnya apa yang telah di lakukan oleh Presiden Indonesia untuk pembangunan di Papua patut kami beri apresiasi namun itu belumlah cukup untuk menjawab semua persoalan di Papua karena masyarakat Papua hingga kini menagih janji Presiden untuk penyelesaian masalah Pelangaran HAM.
“Dulu Presiden Jokowi pernah berjanji akan menyelesaikan masalah pelanggaran HAM di Paniai pada 2016 namun hingga kini semua hanya janji belaka inilah yang masih di nantikan oleh masyarakat Papua,”Ujarnya
Di tegaskanya hingga kini masih sering terjadi pelanggaran Ham di Papua bukan hanya berupa kekerasan namun pelaranggan penyampaian pendapat di muka umum hingga kini masih saja di halanggi oleh pihak berwajib dan kebebasan itulah yang kami harapkan dapat di berikan oleh Presiden.
“Tak hanya pelanggaran Ham ,kebebasan kami sebagai mahasiswa dan masyarakat Jayapura dalam menyampaikan pendapat di muka umum masih di kekang oleh aparat,selain itu para jurnalis asing yang igin meliput akan keberadaan Papua masih juga di halang-halangi. Lalu kemanakah kebebasan itu di berikan kepada kami ,”Tegas Neli
Nelius juga meminta dalam kunjungan Presiden besok ke Papua yakni Jayapura bisa membawa perubahan besar, bukan hanya sekedar datang lalu pergi seperti jami sebagai mahasiswa inginkan agar pada peresmian pasar mama-mama Papua sepenuhnya pasar itu di kelola oleh Solpap.
“Kalaupun pasar mama mama itu nantinya akan di percayakan kepada pihak pemerintah Kota dan Provinsi, kami sebagai mahasiwa Papua inginkan Solpap harus di libatkan dalam pengelolaan pasar tersebut,”Pungkasnya
Rencana Presiden Jokowi Dodo beserta rombongan akan bertolak ke Papua dan megunjungi Jayapura dan Wamena pada tanggal 9-10 Mei dan akan meresmikan beberapa bangunan yang telah jadi, juga akan membagikan KIP dan KIS kepada masyarakat Kota Jayapura tepatnya yang berada di daerah Perbatasan RI-PNG. (*)
Sumber: www.beritalima.com
Editor   :(Admin)

Yanto Gombo, Anak muda papua kreatif dan berbakat dalam Melukis

Yanto Gombo dengan lukisan-lukisanya dikampus ISBI Papua, ketiga karyanya sampai ditawar oleh pembeli luar Papua.-(Foto-Jubi)


Menurut Wikipedia Seni lukis adalah salah satu cabang dari seni rupa dngan dasar pengertian yang sama, seni lukis adalah sebuah pengembangan yang lebih utuh dari menggambar.
Demikian tentang apa itu seni lebih khusus seni lukis dan saya akan mengajak teman-teman langsung pada topik diskusi atau pembicaraan kita kali ini....yap sbb;
Ia adalah Yanto Gombo, beliau adalah adalah mahasiswa ISBI (Institut Seni Budaya Indonesia) kelahiran 1996 asal wamena yang sedang menetap dan melanjutkan studinya di kota jayapura.
Pria asal wamena ini memang tidak seperti laki-laki pada umumnya, beliau memang sudah memiliki bakat melukis bahkan dari bangku SD yang terus dikembangkan hingga saat ini, sayang kelebihanya baru diungkap dan diangkat oleh dibeberapa media diantaranya Tabloidjubi dan Wani kemarin.
Patut diakui melukis memang bukan hobi yang dimiliki setiap orang. hanya orang-orang tertentu seperti halnya Yanto yang dapat menghasilkan karya-karya imajinasi yang menarik dan realistis seperti gambar diatas, gambar-gambarnya memang diakui bernilai ekonomi tinggi.

Laki-laki yang kerap pula dipanggil Rjan ini sanggup membuat lukisan potret dan natural melalui berbagai media, baik kertas, kanvas, kulit kayu, sketsa, komputer, tripleks, hingga tembok bangunan rumah atau gedung.


Bakat melukis yang dimiliki Yanto memang sudah mengalir sejak duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Berdasarkan cerita dirinya maupun teman-teman sebayangnya, kreasi atau karya-karyanya dapat ditemukan di buku-buku catatan hariannya atau rumahnya sendiri hingga akun media sehingga hampir semua teman-temannya mengetahui kemahirannya.

Sebagai mana dikutip dari situs Tabloidjubi menurutnya, di dunia seni lukis, ada bermacam aliran, di antaranya realistis, ekspresif, dan naturalis atau kelihatan mirip.

Sehari-hari, beliau karena sudah mulai dikenal sebagai pelukis, Yanto sering menerima pesanan untuk mengambar di beberapa tempat di Kota Jayapura dan Wamena.
“Biasanya saya diminta melukis di TK Sentani, untuk hotel dan gereja, umumnya untuk lukisan berukuran 3×4 meter hingga 4×4 meter, itu paling lama bisa hingga empat bulan, tergantung ukuran dan kualitas gambar yang diinginkan konsumen, ia mencontohkan untuk gambar pencil dan kanvas hanya butuh waktu hitungan menit dan jam.” katanya.

Dalam melukis, kusulitan atau kunci sukses hanyalah sabar.tutupnya
Kelebihannya baru di angkat atau diketahui setelah Komunitas Papuansphoto mempromosikan karyanya, yang kemudian datang beberapa tawaran dari berbagai daerah di indonesia. Ada yang ingin membeli lukisannya dan ada juga yang ingin dilukis wajahnya. 

Demikian tentang Yanto gombo laki-laki dengan bakat lukis tersebut, disini penulis menggunakan sebutan Beliau karena ia adalah sahabat Sma penulis, agar tidak salah paham. Harapan saya sebagai penulis dan juga teman beliau agar orang-orang seperti yanto dan pada umumnya anak-anak papua yang memiliki skill dan talenta seperti Yanto ini perlu dapat perhatian dan dukungan dari pemerintah dengan memberikan mereka ruang dan kesempatan untuk tampil di berbagai kegiatan. Karena selama terlihat jarang, demi mengembangkan SDM,Kreativitas serta Melestarikan budaya. sekian (*)